GAMBARAN TINGKAT STRESS AKIBAT HOSPITALISASI PADA BALITA DI RUANG GOLEK RSUD KABUAPATEN INDRAMAYU
DOI:
https://doi.org/10.36973/jkih.v10i1.349Kata Kunci:
Stres hospitalisasi, BalitaAbstrak
Bagi anak hospitalisasi adalah suatu pengalaman yang mengancam, menakutkan, kesepian dan membingungkan sehingga anak bisa mengalami stress. Stres hospitalisasi adalah bentuk stresor individu yang berlangsung selama anak dirawat di rumah sakit.Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya gambaran tingkat stress akibat hospitalisasi pada balita di Ruang Golek RSUD Kabupaten Indramayu Tahun 2018.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi penelitian adalah balita yang dirawat inap di ruang golek. Sampel berjumlah 58 responden yang diambil menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner tentang stress hospitalisasi. Rancangan analisa data yang digunakan adalah univariat.
Hasil penelitian diperoleh 30 balita (51,7%) mengalami stress akibat hospitalisasi dalam kategori stress berat. Sebanyak 41 balita (70.7%) berusia ≤ 2 tahun, sebanyak 34 balita (58,6%) berjenis kelamin laki – laki, sebanyak 53 balita ( 91,4%) lama rawat inap ≤ 3 hari dan sebanyak 38% balita (65,5%) tidak ada riwayat rawat inap sebelumnya.
Simpulan dari penelitian ini bahwa balita memiliki stres akibat hospitalisasi dalam kategori stress berat. Maka disarankan pada tenaga kesehatan dan orang tua agar lebih memperhatikan dampak stres pada anak yang menjalani hospitalisasi dan lebih memahami penanganannya.
Unduhan
Referensi
Ball, W.J & Bindler, C. R. (2003). Pediatric nursing caring for children. Pearson: New Jersey.
Elfira, E. (2011). Pengaruh terapi bermain dengan teknik bercerita dengan kecemasan akibat hospitalisasi pada anak usia prasekolah di ruang perawatan RSUP H Adam Malik Medan. Http://Repository.Usu.Ac.Id/Handle/123456789/24484.
Jannah, N.I. 2016. Gambaran Tingkat Stres Pada Anak Usia Sekolah Dengan Hospitalisasi di RSUD Labuang Baji. Skripsi. Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Makassar
Kurniasih, E. (2015). Hubungan antara peran orang tua dengan tingkat stress hospitalisasi pada anak usia prasekolah (3-6 tahun) di RSUD Soeroto Ngawi. http://jurnal.bhmm.ac.id/index.php/jurkes/article/view/40
Pelitawati, I.S. (2009). Pengaruh Permainan Terapeutik Terhadap Kecemasan, Kehilangan Kontrol, dan Ketakutan Anak Prasekolah Selama Dirawat di RSUD Dr.H.Abdul Moeloek Propinsi Lampung. Thesis. Magister Ilmu Keperawatan Kekhususan Keperawatan Anak Program Pasca Sarjana Fakultas Ilmu Keperawatan UI. Depok
Supartini, Y. (2012). Buku ajar konsep dasar keperawatan anak. Jakarta : EGC.
Tewuh, N.R., Greta, J.P., & Franly, O. (2013). Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat Dengan Stres Hospitalisasi Pada Anak Usia Sekolah 6 -12 Tahun di Irina E Blu Rsup Prof. Dr. R. D. Kandou Manado.ejournal keperawatan (e-Kp) Volume 1. Nomor 1. Agustus 2013. Universitas Sam Ratulangi Manado. Diunduh melalui https://ejorunal.unsrat.ac.id/index.php/jkp/issue/view/724/showToc. Tanggal 30 Juli 2018
Wibowo, D. A. (2019). Faktor yang berhubungan dengan stress hospitalisasi pada anak balita di ruang mawar RSUD Ciamis. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Galuh.
Wong, D.L., Marilyn, H.E., David, W.,Marilyn, L.W., & Patricia, S. (2008). Buku Ajar Keperawatan Pediatrik. Jakarta: EGC
Wong, D.L., Marilyn, H.E., David, W.,Marilyn, L.W., & Patricia, S. (2009). Wong’s Nursing care of infant and children. St. Louis, Missouri: Mosby Inc.



