HUBUNGAN KONSUMSI MINUMAN MANIS DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN STATUS INDEKS MASSA TUBUH PADA REMAJA DI KOTA MEDAN

Penulis

  • Amelia health UIN SUMATERA UTARA
  • Najla Rifda Syahfitri
  • Mami Azzahra Lubis
  • Cut Mulyana Moely Epidemiologi
  • Wahyudi

DOI:

https://doi.org/10.36973/jkih.v13i1.710

Kata Kunci:

aktifitas fisik, konsumsi minuman manis, remaja, kota medan, indeks massa tubuh

Abstrak

Status gizi remaja dipengaruhi oleh perubahan gaya hidup di wilayah perkotaan, seperti peningkatan konsumsi minuman manis dan berkurangnya aktivitas fisik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara konsumsi minuman manis dan aktivitas fisik dengan status Indeks Massa Tubuh (IMT) pada remaja di Kota Medan. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain potong lintang (cross-sectional) dan melibatkan 200 mahasiswi yang dipilih melalui teknik sampling insidental. Data dikumpulkan melalui survei daring dan dianalisis menggunakan uji Spearman's Rho dan Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki aktivitas fisik sedang (94,5%) dan konsumsi minuman manis rendah (65,7%). Sebanyak 59,2% responden memiliki status gizi normal. Terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi minuman manis dan aktivitas fisik dengan status gizi (p = 0,001). Hasil ini menunjukkan pentingnya promosi aktivitas fisik dan edukasi gizi dalam mencegah masalah gizi pada remaja

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Akhriani, M., Fadhilah, E., & Kurniasari, F. N. (2016). Hubungan konsumsi minuman berpemanis dengan kejadian kegemukan pada remaja di SMP Negeri 1 Bandung. Jurnal Indonesian Journal of Human Nutrition, 3(1), 29–40.

Craig, C. L., Marshall, A. L., Sjöström, M., Bauman, A. E., Booth, M. L., Ainsworth, B. E., ... & Oja, P. (2003). International physical activity questionnaire: 12-country reliability and validity. Medicine & Science in Sports & Exercise, 35(8), 1381–1395.

D’Addesa, D., Martone, D., Rossi, M., & De Luca, G. (2010). Relationship between physical activity and BMI in children aged 6–10 years. International Journal of Pediatrics, 2010, 1–5.

Febriyani, N. M. P. S., & Briawan, D. (2012). Minuman berkalori dan kontribusinya terhadap total asupan energi remaja dan dewasa. Jurnal Gizi dan Pangan, 7(1), 36–43.

Harleni, H., & Noviyanti, R. D. (2023). Hubungan pengetahuan konsumsi minuman berpemanis dengan status gizi remaja. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(3), 1103–1112.

Iqbal, M., & Ngizan, F. N. (2023). Hubungan gaya hidup “nongkrong”, aktivitas sedentary, dan konsumsi minuman manis dengan status gizi pada mahasiswa. Jurnal Nutrisia, 25(1), 1–11.

Kumala, A. M., Margawati, A., & Rahadiyanti, A. (2019). Hubungan antara durasi penggunaan alat elektronik (gadget), aktivitas fisik dan pola makan dengan status gizi pada remaja usia 13–15 tahun. Jurnal Nutrition College, 8(2), 73–80.

Laulaulinnuha, D., Sartika, R. S., & Amaliah, L. (2024). Hubungan konsumsi minuman manis dan aktivitas fisik dengan status gizi lebih siswa SMP Negeri 13 Kota Serang. Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas, 5(1), 1–10.

Muhamad, U. (2019). Hubungan antara aktivitas sedentari dengan status gizi pada peserta didik kelas VII SMPN 1 Semen Kabupaten Kediri. Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 68, 9–12.

Nurwanti, E., Hadi, H., & Julia, M. (2016). Paparan iklan junk food dan pola konsumsi junk food sebagai faktor risiko terjadinya obesitas pada anak sekolah dasar kota dan desa di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia, 1(2), 59–70.

Prakoso, A. (2017). Hubungan konsumsi minuman berpemanis dengan kejadian obesitas pada remaja. Jurnal Gizi dan Pangan, 12(2), 85–92.

Rahma, R., & Wirjatmadi, B. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian obesitas pada remaja. Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 1(1), 1–10.

Sakinah, I., & Muhdar, I. N. (2022). Konsumsi minuman dan makanan kemasan serta aktivitas fisik dengan kejadian gizi lebih pada remaja di Jakarta. Nutrire Diaita, 14(1), 8–14.

Setiadi, D., & Sukaesih, N. (2023). Hubungan pengetahuan konsumsi minuman berpemanis dengan status gizi remaja. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(3), 1103–1112.

World Health Organization. (2016). Report of the Commission on Ending Childhood Obesity. Geneva: WHO Press

Unduhan

Diterbitkan

2025-07-01

Cara Mengutip

health, A., Najla Rifda Syahfitri, Mami Azzahra Lubis, Epidemiologi, C. M. M., & Wahyudi. (2025). HUBUNGAN KONSUMSI MINUMAN MANIS DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN STATUS INDEKS MASSA TUBUH PADA REMAJA DI KOTA MEDAN . JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA, 13(1), 35–40. https://doi.org/10.36973/jkih.v13i1.710

Terbitan

Bagian

Artikel