KESEHATAN MENTAL MATERNAL: APAKAH BERHUBUNGAN DENGAN TUMBUH KEMBANG ANAK USIA 0-36 BULAN?
DOI:
https://doi.org/10.36973/jkih.v10i2.433Kata Kunci:
Kata kunci: kesehatan mental, maternal, tumbuh kembangAbstrak
Pendahuluan: anak merupakan aset penting suatu bangsa karena perannya yang produktif akan menjadi harapan untuk melanjutkan generasi masa depan yang unggul. Maka status tumbuh kembang adalah aspek yang perlu menjadi prioritas kesehatan anak terutama pada masa periode emas (golden age period), yakni pada saat anak usia 0-5 tahun. Periode tersebut merupakan masa kritis sehingga peran ibu menjadi faktor esesnsial untuk mencapai tumbuh kembang anak yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kesehatan mental ibu dengan tumbuh kembang anak usia 0-36 bulan.
Metode: penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian yaitu 24 ibu dan anaknya yang berusia 0-36 bulan di Posyandu Melati Kabupaten Bogor. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Indikator tumbang anak diukur dengan Z-score dan KPSP, untuk menilai gejala gangguan mental ibu menggunakan kuesioner PHQ-9 (skor ≥5). Data dianalisis secara univariate dan bivariate dengan SPSS.
Hasil: sebanyak 41.7% ibu memiliki gejala gangguan mental, 33.3% anak mengalami gangguan pertumbuhan (BB/TB dan TB/U), serta 41.7% anak menunjukkan hasil KPSP meragukan. Tidak ada hubungan antara kesehatan mental maternal dengan perkembangan anak (p-value 1.000) dan pertumbuhan dengan indikator BB/TB (p-value 0.67), namun terdapat hubungan statistik yang signifikan dengan pertumbuhan anak (status TB/U) dengan p-value 0.0032 dan nilai OR 9 (95% CI: 1.26 – 63.89).
Simpulan: ibu dengan gejala gangguan mental memiliki kemungkinan 9 kali lebih besar anaknya mengalami pertumbuhan tidak normal pada indeks tinggi badan/umur (pendek/sangat pendek) dibandingkan ibu yang tidak ada gejala gangguan mental. Investigasi lebih lanjut diperlukan untuk menganalisis kedua variable tersebut.
Kata kunci: kesehatan mental, maternal, tumbuh kembang
Unduhan
Referensi
Anato, A., Baye, K., Tafese, Z., & Stoecker, B. J. (2020). Maternal depression is associated with child undernutrition: A cross‐sectional study in Ethiopia. Maternal & Child Nutrition, 16(3). https://doi.org/10.1111/mcn.12934
Asyah, N., Henukh, D. M. S., & Amnifu, J. (2022). Relationship History Of Exclusive Breast Milk With Stunting Events In Children In South Central Timor District. Jurnal Kesehatan Indra Husada. https://doi.org/doi.org/10.36973/jkih.v10i1.345
Batiro, B., Demissie, T., Halala, Y., & Anjulo, A. A. (2017). Determinants of stunting among children aged 6-59 months at Kindo Didaye woreda, Wolaita Zone, Southern Ethiopia: Unmatched case control study—PMC. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5737969/
Britto, P. R., Lye, S. J., Proulx, K., Yousafzai, A. K., Matthews, S. G., Vaivada, T., Perez-Escamilla, R., Rao, N., Ip, P., Fernald, L. C. H., MacMillan, H., Hanson, M., Wachs, T. D., Yao, H., Yoshikawa, H., Cerezo, A., Leckman, J. F., & Bhutta, Z. A. (2017). Nurturing care: Promoting early childhood development. The Lancet, 389(10064), 91–102. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(16)31390-3
de Onis, M. (2017). Child Growth and Development. In S. de Pee, D. Taren, & M. W. Bloem (Eds.), Nutrition and Health in a Developing World (pp. 119–141). Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-3-319-43739-2_6
Kemen PPPA. (2020). Profil Anak Indonesia 2020. https://www.kemenpppa.go.id/lib/uploads/list/45de1-profil-anak-indonesia-tahun-2020.pdf
Kemenkes RI. (2016). Pedoman Pelaksanaan Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak.
OksitosinRohmah, M., Astikasari, N. D., & Weto, I. (2018). Analisis Pola Asuh Orang Tua Dengan Keterlambatan Bicara Pada Anak Usia 3-5 Tahun. OksitosiN : Jurnal Ilmiah Kebidanan, 5(1), 32–42. https://doi.org/10.35316/oksitosin.v5i1.358
Patricio V Marquez, & Dutta, S. (2018). Maternal Depression and Stunted Children: An Avoidable Reality. Https://Blogs.Worldbank.Org/Health/Maternal-Depression-and-Stunted-Children-Avoidable-Reality. https://blogs.worldbank.org/health/maternal-depression-and-stunted-children-avoidable-reality
Perwitasari, & Hani, U. (2021). Antenatal Depressive Symptoms in Asian Women: A Review of the Articles. Pakistan Journal of Medical & Health Sciences, 15(02). https://pjmhsonline.com/2021/feb/582.pdf
Perwitasari, P., Hakimi, M., & Anjarwati, A. (2019). The effect of maternal-fetal attachment education on pregnant women’s mental health. Journal of Health Technology Assessment in Midwifery, 2(1), 50–58. https://doi.org/10.31101/jhtam.1043
Saptarini, I., Rizkianti, A., & Arfines, P. P. (2020). Dampak Depresi Parental Terhadap Kejadian Stunting di Indonesia. Buletin Penelitian Kesehatan, 48(1). https://doi.org/10.22435/bpk.v48i1.2752
Stephiana, O. (2019). The Mother’s Role in Child Development: The Effect of Maternal. Pertanika J. Soc. Sci. & Hum, 14.
Susanty, A., Fadlyana, E., & Nataprawira, H. M. (2014). Manfaat Intervensi Dini Anak Usia 6–12 Bulan dengan Kecurigaan Penyimpangan Perkembangan. Majalah Kedokteran Bandung, 46(2), Article 2.
Tiwari, G., Thakur, A. K., Pokhrel, S., Tiwari, G., & Pahari, D. P. (2022). Health care seeking behavior for common childhood illnesses in Birendranagar municipality, Surkhet, Nepal: 2018. PLOS ONE, 17(3), e0264676. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0264676



