HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN PASIEN TUBERCULOSIS DI BALAI KESEHATAN PARU MASYARAKAT PROVINSI JAWA BARAT

  • Aida Maftuhah
Keywords: Pulmonary TB patients, Knowledge, Adherence level, BKPM Provinsi Jawa Barat

Abstract

Penyakit tuberkulosis merupakan infeksi menular yang sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dunia. Kepatuhan pasien TB Paru merupakan parameter utama dalam menilai berhasil tidaknya pengobatan TB Paru.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan terhadap tingkat kepatuhan pasien TB paru di BKPM Provinsi Jawa Barat. penelitian ini merupakan penelitian observational dengan desain cross sectional, pengukuran data dengan menggunakan kuesioner yang sudah divalidasi oleh Armelia Hayati tahun 2011 kemudian dianalisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini diperoleh dari 27 responden mempunyai tingkat pengetahuan sangat baik sebesar 59,3% dan tingkat kepatuhan kelompok terbesar dengan tingkat kepatuhan tinggi sebesar 66,7%. hasil uji Chi-Square didapatkan nilai p value = 0,462 kurang dari 0,05 artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan pasien TB paru dengan kepatuhan berobat pasien TB paru.

Abstract

Tuberculosis is a contagious infection that is still a world public health problem. Compliance of tuberculosis patients is a major parameter in assessing the success or failure of tuberculosis treatment.This study aims to determine the relationship of knowledge to the level of compliance of tuberculosis patients in BKPM West Java Province. This research is an observational research with cross sectional design, data measurement using questionnaires already validated by Armelia Hayati in 2011 and then analyzed univariat and bivariate by using Chi-Square test. The results of this study were obtained from 27 respondents have a very good knowledge level of 59.3% and the level of compliance of the largest group with high compliance rate of 66.7%. Chi-Square test results obtained p value = 0.462 less than 0.05 means there is no significant relationship between the knowledge of patients with tuberculosis compliance treatment.

References

Anonim. 2015. Global Tuberculosis Report 2015.World Health Organization.

Anonim. 2016. Penanggulangan Tuberculosis. Permenkes RI No. 67 tahun 2016.

Hayati, A. 2011. Evaluasi Kepatuhan Berobat Penderita Tuberkulosis Paru Tahun 2010-2011 di Puskesmas Kecamatan Pancoran Mas Depok. Skripsi. FMIPA UI.

Maesaroh, S. 2009. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Berobat Pasien Tuberkulosis Paru di Klinik Jakarta Respiratory Centre (JRC)/PPTI Tahun 2009. Skripsi. Program Studi Ilmu Keperawatan FKIK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Pasek, Made Sundayani. 2013. Hubungan Persepsi dan Tingkat Pengetahuan Penderita TB dengan Kepatuhan Pengobatan di Kecamatan Buleleng . jurnal Magister Kedokteran Keluarga Vol. 1, No. 1, hal: 14-23.

Prihantana dan Wahyuningsih. 2016. Hubungan Pengetahuan dengan Tingkat Kepatuhan Pengobatan Pada Pasien Tuberkulosis di RSUD Prijonegoro Sragen. Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol.II No.1.

Sari, Ida Diana dan Mubasyiroh Rofingatul. 2016 Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Kepatuhan Berobat pada pasien TB Paru yang rawat jalan di Jakarta.Http://ejournal.litbang.depkes.go.id/download/4619/4649.

Published
2018-07-09
How to Cite
Maftuhah, A. (2018). HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN PASIEN TUBERCULOSIS DI BALAI KESEHATAN PARU MASYARAKAT PROVINSI JAWA BARAT. JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA, 6(1), 1. Retrieved from http://ojs.stikesindramayu.ac.id/index.php/JKIH/article/view/67
Section
Articles