PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PERKEMBANGAN BALITA USIA 3-5 BULAN

  • Arum Lusiana
  • Siti Chunaeni
  • Sri Winarsih

Abstract

ABSTRAK Pada proses pertumbuhan dan perkembangan anak, orang tua dan keluarga memiliki peran yang sangat penting bukan hanya untuk memenuhi nutrisi yang cukup, memberikan perhatian dan kasih saying, melainkan juga memberikan stimulus untuk membantu proses penyempurnaan jaringan syaraf anak salah satunya dengan melakuan pijat bayi. Seni pijat diajarkan secara turun-temurun walaupun pada awalnya tidak diketahui secara jelas bagaimana pijat dan sentuhan dapat berpengaruh demikian positif pada tubuh manusia. Penelitian bertujuan menganalisa pengaruh pijat bayi terhadap perkembangan bayi usia 3-5 bulan. Desain penelitian yang digunakan adalah Experiment dengan desain Randomized Control Group Pretest-Posttest Design. Jumlah sampel sebanyak 30 bayi yang terdiri atas 15 bayi yang diberikan pijatan sebanyak 3x dalam seminggu selama 4 minggu dan 15 bayi yang tidak diberikan pijitan. Analisis data dilakukan dalam dua tahapan yaitu analisis univariat, bivariat, dengan bantuan software Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan skor perkembangan yang bermakna pada bayi yang dilakukan pijata dan bayi yang tidak dilakukan pijatan, sehingga pijat bayi dapat mempengaruhi perkembangan bayi usia 3-5 bulan dengan p value 0.000. Saran para orang tua yang memiliki bayi dapat melakukan pijat bayi kepada bayinya minimal 2x dalam seminggu untuk membantu merangsang perkembangan bayinya, dan juga untuk menjalin kasih sayang antara ibu dan bay. Kata Kunci : Pijat bayi,perkembangan bayi
Published
2018-07-09
How to Cite
Lusiana, A., Chunaeni, S., & Winarsih, S. (2018). PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PERKEMBANGAN BALITA USIA 3-5 BULAN. JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA, 6(1), 6. Retrieved from http://ojs.stikesindramayu.ac.id/index.php/JKIH/article/view/55