ANALISIS PERILAKU DAN KEBUTUHAN INFORMASI KESEHATAN REPRODUKSI MELALUI PUSAT INFORMASI KONSELING REMAJA

  • Mizna Sabilla Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Thresya Febrianti Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Rusman Efendi Universitas Muhammadiyah Jakarta
Keywords: Perilaku berisiko, PIK R, `remaja

Abstract

Permasalahan remaja sampai saat ini masih tinggi, diantaranya perilaku seksual dan penggunaan Napza yang dapat meningkatan penularan HIV AIDS. Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK R) penting diberikan sebagai wadah dalam menyebarkan informasi kesehatan. Penelitian dilakukan untuk menganalisis perilaku berisiko remaja serta kebutuhan informasi Seksualitas, Napza, dan HIV AIDS melalui PIK R. Metode yang digunakan kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif dikumpulkan dengan kuesioner dan dilakukan analisis bivariat, sedangkan data kualitatif dengan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku berisiko remaja terkait HIV AIDS, namun masih ditemukan 21,1 % mahasiswa yang perilakunya berisiko. Analisis kualitatif menyebutkan bahwa mahasiswa memerlukan informasi terkait kesehatan reproduksi, Napza dan HIV AIDS. Saran: Adanya advokasi kepada pimpinan UMJ untuk menghidupkan kembali PIK R UMJ, kerjasama dengan BKKBN, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Keluarga Berencana (DPMP3AKB) dan BNN serta sosialisasi kepada seluruh mahasiswa UMJ terkait PIK R UMJ.

References

Amri, M. U. (2013). Perbedaan Perilaku Seksual Remaja Yang Mengikuti Dan Tidak Mengikuti Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK R) Pada Remaja SMU Di Kabupaten Jember. Jember:Universitas Jember.

BKKBN, et al. (2018). Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia 2017:Kesehatan Reproduksi Remaja.Jakarta: BKKBN.

BKKBN. (2012). Pedoman Pengelolaan Pusat Informasi & Konseling Remaja dan Mahasiswa (PIK R/M).Jakarta: BKKBN.

BPS. (2016). SUPAS 2015. Jakarta.

Dikti. (2017). Pangkalan Data Pendidikan Tinggi. Retrieved Januari 10, 2018,from PDDIKTI: https://forlap.ristekdikti.go.id/perguruantinggi.

Gamelia, et al. (2011). Needs Assesment Tentang Promosi Kesehatan Reproduksi Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Dan Ilmu-Ilmu Kesehatan Unsoed. Jurnal Kesmasindo, 159-174.

Green. (1980). Health Education Planning:a Diagnostic Approach. Mayfield Publish Company.

Kemenkes. (2014). Infodatin: Situasi Kesehatan Reproduksi Remaja.

Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI. Diunduh dari: http://www.depkes.go.id.

Kemenkes. (2017). Infodatin Anti Narkoba Sedunia. Jakarta: Pusdatin Kemenkes RI.

Kumalasari & Andhyantoro. (2012).Kesehatan Reproduksi untuk mahasiswa Kebidanan dan Keperawatan.Jakarta: Salemba Medika.

Luthfiana, Yuli. (2012). Hubungan Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Berisiko HIV AIDS pada pekerja di World Class University Tahun 2012. Skripsi. Jakarta:Universitas Indonesia.

Saputra, G. (2008). Gambaran pengetahuan sikap dan perilaku terkait HIV AIDS pada siswa kelas 3 SMA PGRI 1 Kota Bogor tahun 2008.www.lib.ui.ac.id.

Soeparmanto, et al. (2001). Pengetahuan dan Kebutuhan Layanan Informasi Kesehatan Reproduksi Remaja di Beberapa Kota Besar di Pula Jawa.Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 66-81.

Wulandari, S. (2015). Hubungan Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Pencegahan Penyakit Menular Seksual (PMS) Dan HIV/AIDS Dengan Pemanfaatan Pusat Informasi Konseling Remaja (PIKR) Pada Remaja SMKN Tandun

Kabupaten Rokan Hulu.Jurnal Maternity and Neonatal, Volume 2 No 1 Page 10-23.

Yulianingsih, Endah. (2015). Faktor-faktor yang berhubungan dengan Tindakan Berisiko Tertular HIV AIDS pada Siswa SMA Negeri di Kota Gorontalo. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat UNSRAT (JIKMU) Vol. V No. 2a April 2015.Diunduh dari https://ejournal.unsrat.ac.id pada Januari 2015.

Published
2019-07-01
How to Cite
Sabilla, M., Febrianti, T., & Efendi, R. (2019). ANALISIS PERILAKU DAN KEBUTUHAN INFORMASI KESEHATAN REPRODUKSI MELALUI PUSAT INFORMASI KONSELING REMAJA. JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA, 7(1), 1. Retrieved from http://ojs.stikesindramayu.ac.id/index.php/JKIH/article/view/153
Section
Articles